5 Karakter Ini Harus Diajarkan pada Anak Usia Dini

membentuk karakter anak usia dini

Daftar Isi

Karakter Anak Usia Dini Terbentuk dari Lingkungan. Apa saja?

Usia dini merupakan fase keemasan atau golden age. Pada masa ini, anak tumbuh dan berkembang dengan pesat. Tahukah Anda bahwa pada usia ini anak-anak menunjukkan karakter tertentu?

Ya, anak-anak akan menunjukkan karakteristik khusus yang berbeda dengan rentang usia lainnya. Baik karakter yang terbentuk dengan sendirinya, maupun karakter yang tumbuh karena mempelajari lingkungan sekitarnya.

Anda pasti menginginkan si Kecil tumbuh dengan karakter yang baik bukan? Maka dari itu, usia dini adalah fase yang tepat bagi Anda untuk memberikan pendidikan karakter.

Lalu, apa saja karakteristik umum pada anak usia dini? Karakter apa saja yang penting untuk dibentuk? Simak jawabannya di sini, yuk!

Apa Itu Karakter?

Karakter adalah sifat, watak, kepribadian, dan perilaku yang ditunjukkan dalam kehidupan sehari-hari. Setiap individu memiliki karakter yang berbeda. Inilah yang membedakan individu satu dengan yang lainnya.

Banyak orang yang mengatakan bahwa perilaku anak merupakan cerminan dari orangtua. Hal ini tidak terlepas dari sifat dasar anak, yakni suka meniru. Tanpa disadari, anak mulai meniru orang dewasa sejak ia lahir, lho, Ma. Sifat tersebut juga masih berlanjut ketika usia si Kecil bertambah.

Anak-anak melihat, mengamati, dan mendengar apa yang Anda katakan dan tunjukkan. Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa karakteristik anak itu tidak hanya terbentuk dengan sendirinya, melainkan juga bisa dibentuk.

Baca juga: Inilah 5 Cara Ampuh Membentuk Karakter Anak Sejak Dini

Macam-macam Karakter Anak Usia Dini

Secara umum, ada beberapa karakteristik anak usia dini atau anak SD yang penting untuk diketahui dan diperhatikan oleh Anda. Apa saja? Simak di bawah ini ya, Ma!

Pertama, aktif dan energik

Anda mungkin saja bertanya-tanya mengapa anak-anak memiliki energi yang tidak ada habisnya. Tapi, tak perlu khawatir Ma. Sebab, aktif dan energik merupakan karakteristik khas pada anak.

Kedua, rasa ingin tahu yang tinggi

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, dalam laman resminya menjelaskan bahwa anak-anak juga cenderung memiliki keterertarikan terhadap sesuatu. Jadi jangan heran, jika si Kecil sering bertanya dan suka mengeksplorasi hal-hal baru ya, Ma.

Ketiga, unik

Pola perkembangan yang berbeda antara satu sama lain menjadikan setiap anak unik. Mulai dari kemampuan cara belajar, minat, hingga bakat yang dimilikinya.

Keempat, memiliki kreatifitas yang tinggi

Karakter anak usia dini lainnya adalah kreatif. Mereka cenderung memiliki rasa penasaran dan ingin tahu yang tinggi serta bisa menemukan cara berpikir yang baru.

Kelima, imajinasi yang tinggi

Selain memiliki kreatifitas, anak usia dini juga suka berimajinasi. Sebagai contoh, mereka suka untuk menjadikan benda di sekitarnya sebagai alat bermain.

 

Karakter Apa Saja yang Penting Dibentuk pada Anak Usia Dini?

Pendidikan bukan hanya soal mempelajari mata pelajaran saja, tapi juga soal membentuk karakter pada masing-masing individu.  Dalam hal ini, pembentukan karakter anak usia dini melalui pendidikan karakter penting untuk dilakukan, mengapa? Sebab, ini bisa memberikan pendekatan untuk pembelajaran dan perkembangan si Kecil.

Pendidikan karakter sangat dianjurkan untuk diberikan sejak anak usia dini. Tujuannya, ini dapat membantu anak mengontrol emosinya dengan baik, menentukan kemampuan, dan mengembangkan potensinya sedari kecil.

Dilansir dari laman Mom Junction, berikut ini adalah beberapa karakter baik yang sebaiknya diajarkan pada anak sejak dini.

Pertama, jujur

Kejujuran merupakan gerbang untuk bisa mendapatkan kepercayaan orang lain. Namun yang perlu dicatat adalah, kejujuran tidak hanya mengajarkan benar dan salah saja, melainkan juga mengajarkan si Kecil untuk berani mengutarakan apa yang ia pikirkan.

Mereka yang diberi karakteristik pendidikan anak usia dini ini akan mendapat kepercayaan sekaligus bisa menjadi individu yang dapat diandalkan.

Baca juga: Sudahkah Anda Mempersiapkan Anak Menjadi Generasi Emas Indonesia 2045?

Kedua, menghormati orang lain

Rasa hormat dapat membantu si Kecil menerima orang apa adanya, bahkan ketika mereka tidak setuju dengan pendapat dari orang lain. Ini mengajarkan mereka untuk menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab.

Ketiga, bersikap berani

Keberanian bisa membantu anak untuk mencoba keluar dari zona nyaman dan menemukan hal-hal baru, berani untuk mengutarakan pendapat, berdiri untuk mereka sendiri, menghadapi situasi yang tidak nyaman, hingga membantu mereka belajar mengatasi ketakutannya.

Keempat, dapat dipercaya dan diandalkan

Karakter pendidikan anak usia dini lainnya yang perlu diajarkan adalah dapat diandalkan. Biasanya, karakter ini mengarah pada pengakuan positif. Agar si Kecil menjadi pribadi yang bisa diandalkan, ia harus bisa membangun kepercayaan orang lain terlebih dahulu.

Kelima, disiplin

Kedisiplinan yang diajarkan pada anak usia dini bisa membantunya tumbuh untuk memiliki sikap mandiri. Anda bisa memulainya dari hal-hal sederhana, seperti memberi aturan tertentu dalam bermain. Sebagai contoh, Mama dapat membolehkan anak untuk bermain, tapi jangan lupa untuk mengerjakan tugasnya.

Lalu, Anda juga bisa mengajarkan sikap tanggung jawab pada anak usia dini dengan mengajaknya untuk merapikan mainannya sendiri.

Karakter anak usia dini memang bisa dibentuk dari lingkungan, baik sekolah atau rumah. Meski begitu, orangtua tetap memiliki peran utama dapat pembentukan karakter anak. Sebab, pendidikan pertama dari seorang anak adalah keluarga.

Pendidikan karakter juga dapat didukung melalui eksternal, salah satunya kelas online. Jika Anda ingin membentuk karakter anak jauh lebih baik, ALC Talent merancang program khusus untuk anak. Namanya Leadership for Kids and Teens. Simak Yuk!

LEADERSHIP FOR KIDS – Untuk Anak SD
  • 28/01/2023
  • 13:00 to 15:00
  • Online via Zoom
LEADERSHIP FOR TEENS – Untuk Anak SMP SMA
  • 28/01/2023
  • 10:00 to 12:00
  • Online via Zoom

Bisa juga menghubungi kami di