5 Contoh Sikap Mandiri Anak, Mana yang Belum dimiliki?

contoh sikap mandiri anak alc talent

Daftar Isi

Contoh Sikap Mandiri Anak, Mana Saja yang Belum Anak Anda Miliki? Cek Yuk!

Sikap mandiri anak yang tinggi merupakan dambaan setiap orang tua. Selain membantu mereka untuk percaya diri di sekolah, manfaat sifat mandiri akan terasa saat mereka dewasa nanti. Anak menjadi teguh pada pendiriannya serta meraih prestasi. Pertanyaannya, apakah anak Anda sudah mandiri saat ini? Apa saja contoh sikap Mandiri? Sebelum pergi lebih jauh, kita simak dulu yuk apa sih pengertian anak mandiri yang sebenarnya?

Apa Yang Dimaksud Dengan Anak Mandiri?

anak mandiri adalah

Anak mandiri adalah anak yang tak selalu bergantung pada orang lain. Mereka selalu berusaha sebaik mungkin untuk menyelesaikan masalahnya sendiri. Sifat mandiri anak sangat bergantung pada lingkungan tempat ia tumbuh. Oleh karenanya, sebagai orang tua kita wajib menciptakan lingkungan terbaik untuk mereka. Mengapa anak kita wajib memiliki sifat mandiri?

Mengapa Anak Harus Mandiri?

Pertama, agar anak bisa mengambil keputusan baik di usia sekarang maupun menginjak dewasa

Kedua, memudahkan anak untuk membangun jati dirinya, versi terbaiknya

Ketiga, anak jauh lebih percaya diri baik di sekolah, tempat bermain, maupun saat bertemu teman barunya

Keempat, membuat anak jadi punya pendirian. Tidak mudah terpengaruh oleh orang lain. Khususnya hal-hal yang tidak baik untuk si Kecil

Kelima, memotivasi anak untuk berprestasi, baik itu akademik maupun non akademik

Kita sepakat bahwa anak wajib memiliki sifat mandiri. Bagaimana cara tahu kalau anak kita sudah mandiri atau belum? Yuk simak ciri-ciri anak mandiri. Baca terus ya, ma!

Baca Juga : Anak Tidak Percaya Diri? Ini 7 Tanda Mereka Membutuhkan Pendidikan Karakter 

5 Ciri-ciri Anak yang Mandiri

Pertama, bisa memutuskan apa yang ia mau dan inginkan

Maksudnya adalah, dia tidak terlalu bergantung pada papa mamanya untuk menentukan sesuatu. Dimulai dari hal yang sederhana, kok. Seperti bisa menentukan kapan harus bermain dan kapan harus belajar efektif.

Kedua, memiliki inisiatif yang tinggi

Inisiatif anak pun bisa dilihat dari hal-hal kecil loh, ma. Contoh, ketika melihat ruangan yang berantakan, ia dengan sigap membereskannya. Tanpa menunggu perintah papa dan mamanya. Sekarang pertanyaannya, apa si kecil sudah melakukan hal tersebut?

Ketiga, tidak memiliki rasa takut

Mereka cenderung berani dan senang melakukan hal-hal yang baru. Memiliki minat dan bakat yang tinggi. Tidak penakut dan berani mengambil resiko. Sifat ini justru baik untuk anak di masa dewasanya kelak.

Keempat, selalu bertanya

Merasa ingin tahu terhadap semua hal yang ada di sekelilingnya. Karena mereka tidak mau menyulitkan orang-orang di sekitarnya. Jujur, mengutarakan semua pertanyaan-pertanyaan yang ada di kepalanya. Ya, jangan pernah khawatir jika anak banyak tanya ya, ma!

Kelima, mudah bergaul dengan orang lain

Apakah si Kecil mudah bergaul baik kepada guru, teman, pengasuh, atau saudara-saudaranya? Jika ya, ini merupakan sifat mandiri yang harus dipertahankan. Tidak mudah bagi seorang anak untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. So, biarkan anak bergaul dengan siapapun. Asalkan masih dalam pengawasan kita ya, ma!

5 Contoh sikap mandiri anak

Pertama, anak mau merapikan tempat tidurnya

Ciri anak mandiri dimulai dari kemauan mereka membereskan tempat tidurnya. Ini merupakan bentuk rasa tanggung jawab terhadap diri sendiri. Pertanyaannya nih, ayah dan bunda. Apakah anak kita selalu membereskan tempat tidurnya sebelum mereka memulai aktivitas? Kalau belum, yuk mulai kita biasakan.

Kedua, mau mencuci gelas dan piringnya setelah makan

Contoh perilaku mandiri anak di rumah berikutnya adalah mau dan bisa mencuci bekas piring dan gelasnya. Menerapkan kebiasaan ini sangat bagus dan mudah diterapkan pada anak-anak. Mereka menjadi tidak manja plus tidak bergantung pada kakaknya, adiknya, bahkan orang tuanya.

Ketiga, belajar dan mengejarkan PR nya sendiri

Kita semua sepakat kalau PR adalah kewajiban anak di rumah yang harus mereka kerjakan sendiri. Anak-anak boleh meminta bantuan orang tua ketika mereka kesulitan mengerjakannya. Namun, bukan berarti Anda boleh membantu mengerjakan semuanya ya! Mempraktekkan hal ini kepada anak mengajarkan mereka untuk menyelesaikan masalah (problem solving).

Keempat, menyiapkan buku dan perlengkapan sekolah sendiri

Pernah berdebat dengan anak sebelum berangkat ke sekolah? Seperti kesulitan mencari dasi, sepatu, buku maupun perlengkapan lain? Jika ya, yuk biasakan anak untuk menyiapkannya sendiri semalam sebelum berangkat sekolah. Ini juga salah satu cara membentuk kepribadian anak.

Kelima, membereskan barangnya setelah bermain

Siapakah yang lebih sering membereskan mainan di rumah? Apakah anak Anda atau malah Anda sendiri? Nah, membereskan mainan juga salah satu ciri anak mandiri loh Bunda. Jadi, jangan lupa selalu ingatkan anak untuk membereskannya setelah bermain ya.

Baca Juga : Inilah 5 Cara Ampuh Membentuk Karakter Anak Sejak Dini

Anak Yang Mandiri Membutuhkan Pendidikan Karakter​

5 ciri anak mandiri di atas memberikan kita gambaran bahwa karakter anak mandiri bisa kita terapkan dari kebiasaan mereka sehari-hari. Mulai dari membereskan tempat tidur & mainannya, membersihkan piring setelah makan, hingga menyiapkan buku sekolah

Dari 5 contoh sikap mandiri di atas, mana sajakah yang sudah ada pada anak Anda? dan mana sajakah yang belum? Apa saja yang sudah Anda lakukan untuk membina anak mandiri? Jika belum, tenang saja. Supaya anak lebih mandiri, ALC Talent merancang program spesial untuk anak SMP-SMA maupun anak SD. Program pendidikan karakter namanya Leadership for Teens dan Leadership For Kids. Yuk cari tahu selengkapnya!

LEADERSHIP FOR KIDS – Untuk Anak SD
  • 28/01/2023
  • 13:00 to 15:00
  • Online via Zoom
LEADERSHIP FOR TEENS – Untuk Anak SMP SMA
  • 28/01/2023
  • 10:00 to 12:00
  • Online via Zoom

Bisa juga menghubungi kami di