5 Langkah Pengembangan Karakter Anak Yang Wajib Anda Ketahui

seorang ayah dan ibu sedang menemani anaknya bermain dengan mainan
Daftar isi

Sebagai orang tua, kita bertanggung jawab penuh dalam pengembangan karakter anak. Nah, kira-kira apakah Anda sudah melakukan tugas tersebut dengan baik, Ma? Faktanya, pola pengasuhan orang tua berperan penting dalam pembentukan karakter anak. Maka orang tua memang perlu banyak belajar agar bisa maksimal mendampingi anak dalam proses perkembangannya.

Artikel ini membahas tentang sejumlah cara yang dapat dilakukan orang tua untuk mendukung proses pengembangan karakter anak. Meski demikian, alangkah baiknya kita pahami terlebih dahulu yuk mengenai arti dari pengembangan karakter.

Apa Yang Dimaksud Dengan Pengembangan Karakter?

Pengembangan karakter adalah cara yang dapat dilakukan untuk membentuk sikap tertentu kepada seseorang. Pendidikan karakter menjadi hal yang sangat penting karena merupakan dasar bagi pertumbuhan pribadi seseorang.

Berdasarkan sebuah kajian yang diterbitkan oleh Atlantic Press bahwa pengembangan karakter bertujuan untuk membentuk kepribadian yang mulia pada anak. Selain itu, sebagai persiapan bagi mereka untuk menghadapi perkembangan zaman yang semakin terbuka dan dinamis.

Lalu, apa saja sih yang bisa dilakukan orang tua untuk mendukung pengembangan karakter anak?

5 Langkah Pengembangan Karakter Anak

Mengembangkan karakter anak merupakan suatu perjalanan penting dalam membentuk pribadi yang kokoh dan berintegritas. Dalam usaha ini, perlu diperhatikan berbagai strategi dan pendekatan yang dapat membantu mengarahkan perkembangan moral, sosial, dan emosional anak dengan baik. Berikut sejumlah cara mengembangkan karakter anak yang dapat dilakukan orang tua.

Baca juga : Manfaat Pendidikan Karakter Anak Dan Cara Mewujudkannya

1. Berikan Edukasi

Orang tua khususnya ibu menjadi sekolah pertama bagi anak-anaknya. Maka sejak kecil ajarkanlah mereka untuk memiliki karakter baik. Jelaskan kepada mereka perilaku yang seharusnya dilakukan dan dihindari. Pendidikan formal dan informal tentang nilai-nilai moral, etika, serta tanggung jawab sosial akan membantu anak memahami pentingnya perilaku yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Melalui edukasi, anak dapat belajar tentang konsep-konsep seperti empati, integritas, kerja keras, dan kejujuran. Jangan lupa jelaskan dampak dari masing-masing perilaku tersebut agar mereka mudah memahaminya, ya, Ma!

2. Ceritakan Kisah-kisah Teladan

Siapa nih yang masih sering membacakan buku cerita pada anak? Nah, pengembangan karakter anak usia dini juga dapat dilakukan salah satunya dengan cara tersebut loh, Ma. Menceritakan kisah-kisah teladan kepada anak nyatanya bermanfaat untuk pembentukan karakternya.

Mengenalkan anak pada kisah-kisah teladan atau cerita inspiratif mengenai tokoh-tokoh baik dari berbagai bidang, baik dalam sejarah, sastra, atau kehidupan nyata, dapat membantu membentuk nilai-nilai positif dalam diri mereka. Kisah-kisah ini tidak hanya menghibur, tetapi juga mengajarkan tentang perjuangan, keberanian, dan tekad untuk berbuat baik. Nah, sembari bercerita orang tua juga bisa membantu anak untuk menemukan nilai-nilai keteladanan yang bisa dicontoh dari kisah tersebut.

3. Manfaatkan Momen Untuk Membentuk Karakter Anak

Setiap harinya ada berbagai kejadian yang dilihat oleh anak, baik secara langsung maupun hanya melihat melalui televisi. Nah, momen tersebut bisa dimanfaatkan oleh orang tua untuk menanamkan karakter pada sang anak. Ketika menghadapi konflik atau tantangan, orang tua atau pendidik dapat membimbing anak dalam menemukan solusi yang bijak dan mengajarkan tentang komunikasi yang efektif. Pada saat yang sama, momen kebahagiaan juga dapat digunakan untuk mengajarkan rasa syukur dan berbagi.

Dalam hal ini, penting untuk mengajarkan keterampilan komunikasi yang efektif, seperti mendengarkan dengan empati dan menyampaikan pendapat dengan hormat. Dengan membimbing anak untuk menyelesaikan konflik dengan cara yang positif, mereka akan belajar tentang toleransi, pengertian, dan bagaimana menjaga hubungan yang sehat.

4. Berikan Kesempatan Untuk Berlatih

Tentu akan percuma jika anak hanya terus diajarkan berbagai karakter baik, tetapi mereka tidak menerapkannya. Maka Anda perlu memberikan kesempatan kepada anak untuk berlatih, ya, Ma. Bimbing mereka untuk mempraktikkan berbagai sikap baik seperti berperilaku jujur, mandiri, hingga percaya diri. Nyatanya, anak membutuhkan pengalaman langsung agar bisa merasakan sendiri manfaat dari perilaku tersebut.

Biarkan anak terlibat dalam aktivitas-aktivitas sosial, sukarela, atau kelompok yang mengajarkan tentang kerjasama, kepemimpinan, dan tanggung jawab. Dengan berlatih secara langsung, anak dapat menginternalisasi dan memperkuat karakter-karakter tersebut.

5. Sampaikan Apresiasi

Anak tentu akan senang jika dipuji oleh orang tuanya, kan? Nah, maka jangan lupa untuk memberikan apresiasi atas perubahan baik yang telah ditunjukkan oleh anak. Namun, berikan apresiasi sewajarnya dan jangan terlalu berlebihan, ya. Sebab dikhawatirkan anak justru melakukan sesuatu secara terpaksa hanya karena mengharapkan sesuatu dari orang tuanya.

Memberikan apresiasi secara tulus atas perilaku dan usaha anak dalam mengembangkan karakter yang baik akan memperkuat motivasi mereka. Pujian dan pengakuan atas tindakan positif yang mereka lakukan akan memberikan dampak positif pada perkembangan diri mereka. Hal ini juga akan membantu mereka memahami bahwa karakter yang baik memiliki nilai yang penting dan dihargai oleh orang di sekitarnya.

Apa Saja Karakter Yang Perlu Dimiliki Anak?

Karakter yang dimiliki oleh anak memiliki peran yang krusial dalam membentuk pondasi kepribadian mereka untuk masa depan. Setiap anak perlu mengembangkan sejumlah karakter yang akan membantu mereka menghadapi tantangan dan peluang dalam hidup dengan sikap positif dan tangguh.

1. Rasa Ingin Tahu

Sikap ingin tahu membuat anak selalu berusaha belajar. Hal itu pada akhirnya juga bisa mendorong timbulnya sikap kemandirian. Dalam hal ini, orang tua tidak perlu lelah menyuruh anak belajar karena keinginan tersebut sudah muncul sendiri dalam dirinya.

Anak-anak yang memiliki rasa ingin tahu yang tinggi akan cenderung lebih aktif dalam menggali pengetahuan, mengeksplorasi dunia sekitar, dan bertanya tentang segala hal. Dorongan ini membantu mereka mengembangkan pemikiran kritis, kreativitas, serta kemampuan untuk memecahkan masalah. Penting bagi orang tua dan pendidik untuk mendukung dan merangsang rasa ingin tahu anak dengan memberikan kesempatan untuk mengeksplorasi, mengajukan pertanyaan, dan mencari jawaban secara aktif.

Baca juga : 5 Manfaat Sikap Baik Pada Masa Depan Anak

2. Keberanian

Salah satu indikator keberhasilan pengembangan karakter anak dapat terlihat dari adanya sikap keberanian. Sikap tersebut membuat anak menjadi lebih percaya diri melakukan suatu hal, misalnya saja berani tampil di depan orang banyak.

Anak-anak perlu diajarkan untuk memiliki keberanian dalam mencoba hal-hal baru, menghadapi rintangan, dan mengatasi kegagalan. Dengan mengajarkan keberanian, anak-anak akan belajar mengatasi rasa takut yang mungkin menghambat kemampuan mereka untuk beraksi dan berkembang. Mendukung anak untuk mencoba hal baru, mengambil resiko yang sehat, dan menjalani tantangan akan membantu mereka mengembangkan kepercayaan diri dan kemandirian.

3. Empati

Rasa empati penting agar anak memiliki kesadaran untuk terus berbuat baik, bahkan tanpa harus diminta sekalipun. Sikap empati juga mendorong anak untuk menghormati dan menghargai orang lain. Kemampuan untuk merasakan dan memahami perasaan serta perspektif orang lain merupakan inti dari karakter empati.

Anak yang memiliki empati cenderung lebih peka terhadap perasaan orang lain, mampu berempati, dan mendorong hubungan sosial yang baik. Melalui empati, anak belajar untuk berhubungan dengan orang lain dengan penuh pengertian dan perhatian. Orang tua dan pendidik dapat memfasilitasi perkembangan empati dengan mengajarkan anak tentang menghargai perbedaan, berbagi, dan membantu orang lain dalam waktu sulit.

4. Tanggung Jawab

Sikap tanggung jawab merupakan karakter yang perlu dimiliki anak sejak kecil loh, Ma. Hal tersebut membuat anak lebih berhati-hati dalam bertindak karena mereka sadar bahwa mereka bertanggung jawab atas perilakunya sendiri.

Tanggung jawab adalah karakter yang mengajarkan anak untuk bertanggung jawab atas tindakan dan keputusan mereka. Anak perlu belajar untuk mengenali akibat dari perbuatan mereka, baik itu positif maupun negatif, serta memahami pentingnya melakukan kewajiban dengan penuh tanggung jawab. Dengan mengajarkan tanggung jawab, anak-anak akan menjadi lebih sadar terhadap konsekuensi dari tindakan mereka, memiliki kemauan untuk belajar dari kesalahan, dan menghargai komitmen yang diambil.

Nah, jadi bagaimana, Anda siap mendampingi anak untuk mengembangkan karakter positif dalam dirinya? Anda pun tak perlu khawatir karena sekarang sudah ada program pengembangan karakter dari ALC Talent. Program tersebut bisa membantu Anda untuk membentuk karakter baik pada anak. Cari tahu lebih lanjut mengenai program tersebut di bawah ini, ya!

ALC Punya Program untuk Membangun Karakter Anak Anda

Detail info